Vic. Budi Sutrisno

Yohanes Pembaptis ada dosa.

Dan dia mengetahui bahwa dia sekarang sedang berhadapan dengan Allah di dalam wujud manusia yang tidak berdosa.

Maka Yohanes yang perlu dibaptis oleh Yesus.

 

Tetapi sekarang Yesus datang. Tetapi coba perhatikan apa jawab Yesus dalam Matius 3:15.

“Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.”

 

Karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah

 

Bapak Ibu, saya akan katakan, ketika Kristus mengatakan hal ini, itu langsung memberitahukan kepada kita, apa yang menjadi pusat dari perhatian Allah.

 

Apa yang menjadi fokus dari hidup dan pelayanan Yesus.

 

Yaitu seluruh kehendak BapaNya digenapi.

 

Seluruh kehendak Allah itu terjadi dalam hidupNya.

 

Suka atau tidak suka, perlu atau tidak perlu bahkan.

 

Bapak Ibu perhatikan, seringkali kita pikir harus atau tidak kita melakukan ini, mengapa saya harus lakukan ini, ini sesuatu yang tidak perlu saya lakukan, kalau saya lakukan apa dampaknya, dan lain-lain.

 

Kita sering menimbang-nimbang hal itu di dalam hidup kita, betul bukan?

 

Ketika kita diajak untuk ikut pelayanan, kita akan tanya ketika saya ikut ini apa yang nanti akan terjadi, apa yang akan saya dapatkan, saya akan kehilangan apa kalau saya ikut ini.

 

Berapa yang harus saya bayar, dan berapa yang akan saya dapatkan. Apakah ini betul-betul perlu bagi saya?

 

Tetapi lihat dalam bagian ini, Yesus sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu,

 

Yang Dia tahu adalah Dia harus datang kepada Yohanes pembaptis untuk dibaptis karena itu adalah kehendak Allah.