DAILY LIFE WITH GOD

Jan 2018
08
Mazmur 22:9-11
oleh: John Calvin
Diterjemahkan oleh: Tirza

Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir, sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku. Daud mengakui bahwa ia dikeluarkan dari rahim oleh tangan Allah, dan bahwa sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku. Artinya, meskipun bayi-bayi hadir ke dunia melalui penyebab alamiah, dan dipelihara dengan susu ibunya, namun di dalam itu semua bersinarlah providensia Allah yang ajaib dengan terang. Mujizat ini, karena sering terjadi, tidak kita anggap penting. Kita akan terkagum-kagum setiap kali seorang bayi dilahirkan, jika saja kita tidak begitu bodoh karena tidak tahu bersyukur. Apa yang mencegah seorang anak binasa seratus kali dalam kerusakannya, sebelum waktu kelahirannya tiba, kecuali bahwa Allah menjaganya tetap hidup dalam rahim oleh kuasa-Nya yang tersembunyi dan tidak bisa kita mengerti? Dan setelah bayi itu lahir, ia rentan terhadap begitu banyak penderitaan, dan tidak bisa mengangkat satu jaripun untuk menolong dirinya sendiri. Bagaimana bayi itu bisa bertahan hidup sehari saja, jika bukan Allah yang merangkulnya seperti seorang bapa untuk merawat dan melindunginya? Maka tepat sekali bahwa dikatakan, bayi itu diserahkan kepada Allah; karena jika bukan Allah yang memberi makan bayi-bayi kecil, dan mengawasi segala fungsi perawat, bahkan pada saat mereka dilahirkan, mereka begitu rentan terhadap ratusan kematian yang dalam sekejap mata akan memadamkan hidup mereka.

Terakhir, Daud menyimpulkan bahwa Allah adalah Allahnya. Allah menunjukkan kebaikan kepada segala ciptaan, bahkan binatang; tetapi hanya kepada manusia sajalah Allah menunjukkan diri-Nya sebagai Bapa dengan cara yang istimewa. Allah tidak segera memberikan bayi-bayi pengenalan akan diri-Nya, tetapi Ia yang membuat mereka aman. Dengan menunjukkan bahwa Ia-lah yang mengurus hidup mereka, Ia menarik mereka kepada diri-Nya sendiri. “Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil” (Mzm. 147:9). Allah menantikan bayi-bayi kecil dalam anugerah-Nya, sebelum mereka bisa memakai rasio mereka. Betapa lebih pastinya bahwa Allah tidak akan mengecewakan pengharapan para hamba-Nya yang memohon dan berseru kepada-Nya. Inilah yang menjadi kekuatan Daud untuk bergumul dan mengalahkan pencobaan.

JEJAK DEVOTION