DAILY LIFE WITH GOD

Dec 2017
04
Psalm 15:3
oleh: John Calvin
Diterjemahkan oleh: Tirza Rachmadi
Yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya. Setelah Daud menyebutkan kebajikan yang harus diperlengkapi pada semua yang ingin berbagian dalam Gereja, sekarang ia menyebutkan kejahatan-kejahatan yang tidak boleh ada pada mereka. Pertama, mereka tidak boleh memfitnah; kedua, mereka harus menghindari berbuat apapun yang dapat menyakiti sesama mereka; dan ketiga, mereka tidak boleh menolong menyebarkan fitnah dan laporan palsu.
Daud menetapkan perusakan nama baik sebagai point pertama dari ketidakadilan yang merugikan sesama kita. Jika nama baik adalah harta yang lebih berharga dari segala kekayaan di dunia (Ams. 22:1), tidak ada perusakan yang lebih berbahaya daripada kepada reputasi mereka. Yang dilarang di sini bukan semua perkataan yang menyakitkan, melainkan penyakit dan kesenangan menjelekkan orang, yang mendorong orang-orang bermaksud jahat untuk menyebarkan perkataan bohong ke mana-mana. Tidak dapat diragukan lagi bahwa Roh Kudus bermaksud menghukum segala tuduhan yang palsu dan jahat.
Yang tidak berbuat jahat terhadap temannya (terjemahan lain: sesamanya). Dengan kata sesama, Pemazmur memaksudkan bukan hanya orang-orang yang akrab, sahabat-sahabat kita, tetapi semua orang, yang dipersatukan dengan kita oleh ikatan kemanusiaan dan natur yang sama. Ia menggunakan istilah ini untuk menunjukkan betapa kejamnya perbuatan yang ia kutuki ini, supaya para orang suci lebih benci segala tindakan tidak adil. Setiap orang yang merugikan sesamanya, melanggar hukum paling dasar dari masyarakat manusia.
Yang juga ditegur di sini adalah kepercayaan yang tidak pantas, yaitu ketika perkataan jahat mengenai sesama kita disebarkan dan kita entah mendengarkan dengan bersemangat, atau menerima laporan itu tanpa pertanggungjawaban yang cukup. Seharusnya kita menggunakan segala kemungkinan untuk menekan dan menginjak laporan palsu itu. Ketika ada laporan palsu yang adalah hasil karangan, orang yang menolaknya menggagalkan laporan itu; sementara orang yang melanjutkannya dapat dikatakan membangkitkannya.
JEJAK DEVOTION