DAILY LIFE WITH GOD

Dec 2017
03
Psalm 15:2
oleh: John Calvin
Diterjemahkan oleh: Tirza Rachmadi
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya. Di sini tersirat kontras antara dua: bualan orang-orang, yang namanya saja umat Tuhan, mengakunya umat Tuhan, dan ketaatannya bersifat lahiriah, dengan bukti sungguh dan sejati akan kesalehan yang benar, yang Daud puji. Mungkin muncul pertanyaan, mengapa di sini tidak disebutkan iman dan doa, padahal ibadah kepada Tuhan lebih utama daripada kewajiban kasih kepada sesama kita? Bukankah dua hal itu adalah tanda yang seharusnya membedakan anak-anak Tuhan yang sejati dari orang munafik? Jawabannya mudah: Daud bukan mau membuang iman dan doa, dan persembahan spiritual lainnya. Namun orang munafik tidaklah pelit ketika mencurahkan perhatian pada bermacam-macam ketaatan religius yang di luar, untuk mencapai agenda mereka sendiri, sementara ketidaksalehan mereka tetap muncul dalam kesombongan, kekejaman, kekerasan, penipuan dan pemaksaan. Maka Pemazmur mengambil ciri dan bukti iman sejati dari bagian kedua sepuluh hukum, supaya orang munafik demikian bisa dinyatakan oleh terang. Menurut kesungguhan seseorang melaksanakan keadilan dan kesejajaran kepada sesamanya, demikianlah ia menunjukkan apakah ia takut pada Allah.
Daud bukan puas dengan keadilan politis atau sosial, seakan-akan jika kita memberikan kepada sesama manusia kita sesuai hak mereka, maka bolehlah kita merampasi Tuhan dari hak-Nya. Melainkan ia menggambarkan para hamba Tuhan yang Ia perkenan sebagai orang-orang yang dibedakan dan dikenal melalui buah keadilan yang mereka hasilkan. Pertama Tuhan menuntut ketulusan. Manusia harus bertingkah laku dalam segala urusan mereka dengan hati yang tidak mendua, dan tanpa kelicikan yang berdosa. Kedua, Ia menuntut keadilan. Manusia harus berusaha untuk melakukan yang baik bagi sesama mereka, tidak merugikan siapapun, dan menghindari segala kesalahan. Ketiga, Ia menuntut kebenaran dalam kata-kata mereka, supaya mereka tidak mengatakan apapun dengan maksud menipu.
JEJAK DEVOTION