DAILY LIFE WITH GOD

Oct 2017
09
Hidup oleh iman atau indera?
oleh: Matthew Mead
Diterjemahkan oleh: Vinny

9 Oktober

Hidup oleh iman atau indera?

“Pada-Ku ada  makanan yang tidak kamu kenal" Yohanes 4:32

Orang percaya merasa nyaman menjalani hidup yang tersembunyi dari dunia. Kita memiliki penghiburan dari janji-janji Allah. Manakah yang terbaik menurut anda, hidup di atas kesenangan-kesenangan dunia, atau di atas janji-janji Allah?

- Kesenangan dunia tidak menentu, tetapi janji-janji Allah adalah ya dan amin (sungguhlah benar).

- Hal-hal lahiriah penuh kelicikan dan penipuan, tetapi janji-janji Allah pasti dan setia.

- Hal-hal dunia hanya mengenyangkan indera tetapi janji-janji Allah mengisi jiwa.

- Orang yang hidup dari janji-janji Allah, hidup oleh iman, dan kehidupan iman merupakan satu-satunya kehidupan yang aman dan benar di dunia ini. Laksana tanaman merambat yang lemah menjalar ke batang pohon ek yang besar, demikian kita terjamin dengan melekat erat kepada Allah yang besar.

- Hidup yang mengandalkan indera dipenuhi dengan kekecewaan seperti pusaran air yang menjebak. Hidup yang mengandalkan janji-janji Allah merupakan satu-satunya hidup yang menenangkan.

- Hidup yang mengandalkan indera dipenuhi dengan kebingungan dan kejengkelan, sebaliknya jiwa orang yang hidup oleh iman memiliki ketenangan. Para ahli mengatakan bahwa badai atau angin ribut tidak ditemukan pada lapisan atmosfir yang lebih tinggi. Hal-hal ini (badai & angin ribut) hanya ditemukan di wilayah yang lebih rendah. Indera manusia hidup di wilayah lebih rendah yang penuh masalah dan kejengkelan. Dengan iman kita dapat hidup di wilayah yang lebih tinggi beristirahat di dalam Tuhan Yesus Kristus. Di sana kita dapat menikmati keteduhan yang berkesinambungan (Yoh. 16:33). Inilah kehidupan yang manis dan menyenangkan.

- Indera perasaan menyerupai cerobong asap yang membuat perih mata kita. Apabila kita hidup oleh iman, api akan membakar tanpa berasap. Ini merupakan kehidupan manis yang mendapat air langsung dari mata air ini.

- Indera minum dari saluran berlumpur, sebaliknya iman minum dari sumber mata air jernih.

- Iman mengarahkan jiwa kepada Allah, dan aman. Bebas dari beban dosa dan kesulitan.

- Iman bersandar pada kebenaran-keadilan Kristus, dan menanggalkan beban kekuatiran dengan bersandar pada providensi Allah.

Ah, saudara terkasih, tidak ada kenyamanan yang dapat menandingi kehidupan iman.
Kehidupan iman berasal dari Allah dan janji-janji-Nya yang tidak berubah. Kenyamanan kita dapat berubah, tetapi Kristus mustahil berubah.

Matthew Mead (1630-1699), A Name in Heaven, pp. 104-110
Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Matthew Mead (1630-1699), A Name in Heaven, pp. 104-110

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Luk. 9:7-9; Mar. 6:14-29; Mat. 14:1-21; Mar. 6:30-44; Luk. 9:10-17; Yoh. 6:1-15; Mar. 6:45-52; Mat. 14:22-33; Yoh. 6:16-21; Mar. 6:53-56; Mat. 14:34-36

JEJAK DEVOTION