WISDOM OF THE DAY

The Lord gets his best soldiers out of the highlands of affliction.

Charles Haddon Spurgeon

JADWAL IBADAH

Kebaktian Umum I
Setiap hari Minggu Pukul 10.00 (English Translation)
GRII Karawaci lt. 4
Kebaktian Umum II
Setiap hari Minggu Pukul 17.00
GRII Karawaci lt. 4
Persekutuan Pemuda
Setiap hari Sabtu Pukul 16.00
GRII Karawaci R. Serba Guna
Persekutuan Remaja
Setiap hari Minggu Pukul 10.00 & 17.00
GRII Karawaci lt. 3
Sekolah Minggu
Setiap hari Minggu Pukul 10.00 & 17.00
GRII Karawaci lt. 2
Persekutuan Wanita
Setiap hari Rabu Pukul 10.00
GRII Karawaci R. Serba Guna
Reformed Bible Study
Setiap hari Jumat Pukul 19.30
GRII Karawaci R. Serba Guna
Persekutuan Doa Pagi
Setiap hari Sabtu Pukul 06.30
GRII Karawaci R. Serba Guna

Renungan Natal

Memasuki bulan Desember, ada pergerakan dalam hati kita orang-orang percaya dan orang-orang yang memiliki latar belakang kekristenan. Pergerakan dalam hati tiap orang bisa berbeda-beda, sebagian merasa bergairah karena akan ada libur panjang, akan ada acara-acara keluarga yang menyenangkan, ada sesuatu yang lebih daripada keseharian kita. Sebagian mungkin merasa gentar atau takut karena akan menghadapi masa-masa sibuk, sebagian lagi mungkin merasa ada gairah dengan melihat hiasan-hiasan natal yang indah dan tidak sepanjang tahun dapat dilihatnya, sebagian ada yang merasa sedih karena memiliki pengalaman buruk di masa-masa natal. Perubahan dalam hati kita akan mempengaruhi bagaimana kita menjalani bulan ini untuk menyambut hari besar dimana dunia memasuki era baru sejak 2000 tahun yang lalu.

Selama 1 bulan ini, kita akan mencoba melihat beberapa tokoh dalam kelahiran Yesus Kristus yang diperkenalkan oleh Lukas dalam injilnya. Tokoh-tokoh ini juga mengalami pergolakan besar dalam diri mereka dimasa-masa kelahiran Yesus Kristus. Lukas menuliskan dengan detil mengenai masa dan tokoh-tokoh yang ditulisnya untuk menandai keakuratan tulisannya. Sebagai contoh, diawal injil Lukas, ia menuliskan ” Pada zaman Herodes, raja Yudea,…” atau “seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.” Lukas menuliskan keterangan waktu dan latar belakang tokoh-tokohnya dengan akurat dan ini memberitahu kepada kita juga informasi-informasi implisit untuk dapat kita pelajari dalam konteks zaman sekarang.

Lukas menuliskan permulaan kekristenan dengan memperkenalkan keadaan politik yang kontras dengan eskatologi Yahudi. “Pada zaman Herodes, raja Yudea,…” Herodes adalah seorang Idumea tapi mempraktekkan budaya Yahudi. Herodes hidup mulai tahun 40 SM – 4 M dengan akhir hidup mengenaskan. Ia adalah seorang raja yang menguasai wilayah Yudea dan menghiasi pemerintahannya dengan sejumlah kesuksesan bangunan-bangunan yang dibuatnya. Oleh karena itu ia disebut “Herodes Agung”. Beberapa bangunan yang didirikannya dengan sukses, diantaranya ialah benteng Masada dan Bait Suci di Yerusalem. Kesuksesannya membangun Bait Suci membangkitkan dilemma besar dalam hati orang-orang Yahudi, disatu sisi mereka membenci Herodes karena ia telah mengotori tanah suci mereka dengan membangun kuil-kuil berhala tapi ia juga membangun Bait Suci dengan megah. Ia banyak membunuh orang-orang yang ia curigai akan menjatuhkan dia dari pemerintahannya. Di tahun-tahun akhir hidupnya, ia semakin gencar menimbulkan peristiwa-peristiwa berdarah dengan membunuh istri dan anak-anaknya sendiri. Akhirnya di tahun 4M, ia meninggal tanpa diratapi oleh keluarganya dan dengan dibenci oleh orang-orang Yahudi.

Ekspresi Lukas, “Pada zaman Herodes, raja Yudea,…” menggambarkan sebuah kegelapan, kecemasan, kehancuran dalam sebuah periode sejarah Yahudi. Tapi berlawanan dengan background yang gelap ini, Lukas memberikan sejarah awal kekristenan yang menjadi terang dalam sejarah dunia. Ketika begitu banyak orang Yahudi menantikan datangnya Terang itu, Herodes tidak termasuk dalam kumpulan penanti tersebut melainkan ia sangat menikmati kenyamanan dalam dunia ini. Ia memiliki kekuasaan atas rakyat Yahudi di daerah Yudea, ia dapat menikmati makanan yang berlebihan, pertunjukan-pertunjukan yang menghibur, serta hal-hal lain yang menyamankan indra sensualnya. Adalah hal yang biasa jika orang yang miskin finansial di dunia ini kemudian mengharapkan kedatangan Sang Penolong, bisa saja motivasinya adalah dia menginginkan kelepasan dari keadaan yang tidak menyamankan indra sensualnya. Tapi jika melihat keadaan Raja Herodes, kita mungkin dapat mengerti mengapa ia tidak menantikan kedatangan Juruselamat. Ia bukan hanya tidak menantikan, ia bukan hanya menghindar dari kedatangan era baru ini, tapi ia bahkan berusaha menghapuskan kedatangan Juruselamat, Matius mencatat bagaimana ia berusaha mencari Anak yang akan memimpin dunia ini dengan membunuh semua bayi-bayi berumur dua tahun kebawah. Bagaimana kita mengerti keadaan Herodes yang tidak menantikan kedatangan Juruselamat ini tidak membuat kita dapat membenarkannya karena pada akhirnya dalam kondisi kita siap atau tidak siap, Terang itu datang kedalam dunia ini dan Ia mengalahkan kegelapan dunia.

Semakin kita nyaman dengan kepemilikan atas harta di dunia, semakin kita terikat padanya, semakin kita sulit untuk melepaskannya dan tanpa sadar kita sudah masuk ke dalam kumpulan orang-orang yang menunda kedatangan Juruselamat. Herodes begitu ketakutan bahwa kedatangan Juruselamat akan menjatuhkan ia dari tahtanya, yang berarti ia akan kehilangan seluruh harta dan kekuasaan yang ia miliki saat itu. Tapi kita yang sudah membaca kisahnya tahu bahwa cepat atau lambat, ia tetap akan kehilangan semuanya itu, bagaimana terikatnya Herodes pada kegelapan akan menyeretnya pada penderitaan kekal karena kedatangan Terang itu tidak dapat digagalkan oleh usahanya. Bagaimana kita menyambut kedatangan Juruselamat? Kita sudah tahu hasil akhirnya, Terang akan datang. Siap atau tidak kondisi kita saat itu, Ia tetap datang. Keterikatan kita akan keadaan di dunia ini akan membuat kita tidak siap menghadapi momen ini, tapi orang-orang yang tidak merasa tenang dalam keadaan dunia dan terus berharap pada Kristus, orang-orang yang menemukan ketenangan ketika mereka bersekutu dengan Tuhan, mereka akan sangat sukacita ketika hari itu datang.

CUPLIKAN KHOTBAH

Orang Bijaksana & Orang Bodoh 4

Kegagalan Terbesar Para Pemuda Terbaik

GALLERY